Selasa, 30 Januari 2018
Ke Mana Aja, Mbak??
Wuih, rekor!! Bertahun-tahun (lebay!!) saya off sama sekali dari dunia blog. Alasannya? Ya repot, ya males, ya nggak ada waktu, ya macem-macem, lah. Intinya, saya nggak bisa disebut sebagai blogger (dari dulu juga nggak pantes disebut blogger, ahahahaha).
Well, setelah melahirkan anak ke-3, urusan mengurus bayi dan dua anak yang masih bocah sungguh menyita waktu, tenaga, dan pikiran. Lebay ya, kesannya? Ahahaha...tapi ya begitulah. Saya bahkan tidak sempat sama sekali pegang blog di kantor (di saat saya tanpa anak-anak), yang biasanya bisa saya sempatkan dulu saat hamil.
Masalah konsistensi itu benar-benar nggak bisa saya jaga. Padahal pernah saya posting cerita saya tentang cita-cita saya jadi blogger profesional. Nyatanya? Preett!!
Kamis, 25 Februari 2016
Ketika Kantong Plastik Tak Lagi Gratis
- Peringatan! Ini sebenarnya postingan nggak jelas.
Curcol-an alay yang butuh saran dan cuman untuk setor tulisan yang harusnya seminggu 3 kali postingan, huhuhu -
Jujur saja, saya adalah tipe orang pecinta kantong plastik. Kalau habis belanja di hypermarket, saya suka minta lebih 1 pcs kantongnya atau modus minta dipisahkan antara jenis barang A dan jenis barang B di kantong plastik yang berbeda (tujuannya biar dapet banyak kantong plastik -__-). Kantong plastik bekas yang melimpah dari hasil belanja di hypermarket itu biasanya saya jadikan wadah untuk sampah di rumah.
Rabu, 24 Februari 2016
Catatan Kehamilan 35 Minggu: Berat Janin Kurang dan HPL Berubah-ubah
Alhamdulillah tanggal 13 Februari yang lalu saya kontrol kehamilan lagi. Hitungan saya sih sudah masuk 36 minggu. Namun, saat USG, terlihat kalau usia kandungan saya masih di kisaran 34-35 minggu. HPL yang awalnya jatuh pada 9 Maret 2016, berubah lagi jadi 29 Maret 2016. HPL yang berubah-ubah ini saya alami hingga tiga kali. Kali kedua periksa kehamilan diketahui tanggalnya jatuh pada 14 Maret 2016. Kemudian bulan berikutnya berubah lagi menjadi tanggal 24 Maret dan terakhir ya yang kemarin ini, 29 Maret.
Sebenarnya apakah HPL itu bisa berubah-ubah?
Kamis, 11 Februari 2016
Impian Menjadi Blogger Profesional
Duh, judulnya...
Saya bisa nggak ya?
Soalnya setelah mencoba mendalami cara menjadi Blogger Profesional itu ternyata nggak gampang, saudara-saudara. Ada begitu banyak list yang harus dilakukan dan ternyata itu juga nggak mudah. Hehehe...
Menjadi blogger sama seperti pekerjaan lainnya: harus dilakukan dengan sepenuh hati, kerja keras, kerja kreatif, dan bukan sekadar posting curcolan yang bikin orang eneg bacanya.
Belum lagi urusan mengelola akun media sosial yang juga harus sama aktifnya, layaknya aktif posting tulisan di blog. Dan lagi, tuntutan sekarang adalah tidak cukup hanya punya satu akun media sosial. Paling tidak dia harus punya tiga akun yang semuanya harus dikelola dengan baik, sehingga banyak orang tahu keeksisan si empu-nya blog atau medsos itu. Deuh, ternyata refot banget ya?
Saya bisa nggak ya?
Soalnya setelah mencoba mendalami cara menjadi Blogger Profesional itu ternyata nggak gampang, saudara-saudara. Ada begitu banyak list yang harus dilakukan dan ternyata itu juga nggak mudah. Hehehe...
Menjadi blogger sama seperti pekerjaan lainnya: harus dilakukan dengan sepenuh hati, kerja keras, kerja kreatif, dan bukan sekadar posting curcolan yang bikin orang eneg bacanya.
Belum lagi urusan mengelola akun media sosial yang juga harus sama aktifnya, layaknya aktif posting tulisan di blog. Dan lagi, tuntutan sekarang adalah tidak cukup hanya punya satu akun media sosial. Paling tidak dia harus punya tiga akun yang semuanya harus dikelola dengan baik, sehingga banyak orang tahu keeksisan si empu-nya blog atau medsos itu. Deuh, ternyata refot banget ya?
Selasa, 02 Februari 2016
Pengalaman Hamil dengan Wasir
![]() |
| Buah naga inilah yang setiap hari menemani saya selama wasir. Seratnya tinggi sehingga cocok untuk yang BAB-nya mampet, heheheh... |
Senin, 25 Januari 2016
Catatan Kehamilan 30 Minggu: Sungsang dan Derita Wasir
| Aplikasi I'm Pregnant yang saya unduh di play store. |
Nah, saat mengecek kehamilan bulan ini, ternyata posisi kepala bayi masih di atas (belum turun) alias masih sungsang. Tapi, dokter bilang, di usia kehamilan saya ini, posisi bayi memang masih muter-muter sih. Dokter menyarankan saya untuk banyak sujud dan evaluasi satu bulan kemudian untuk melihat perkembangan posisi kepala. Harapan saya, di bulan berikutnya, posisi kepala sudah di bawah. Amin.
Senin, 18 Januari 2016
Beberapa Fakta (yang Saya Temui) tentang Kartun "Adit dan Sopo Jarwo"
![]() |
| Gambar dipinjam dari sini. |
Adit dan Dennis Tidak Pernah Terlihat Sekolah
Di setiap episode yang ditayangkan, saya tidak pernah melihat Adit dan Dennis beraktivitas di sekolah. Padahal kartun yang ditujukan untuk seluruh usia itu (termasuk di dalamnya anak-anak), aktivitas di sekolah dapat dijadikan sebagai pembelajaran/nilai bagi anak-anak yang menonton. Saya sebenarnya tidak ingin membandingkan dengan serial kartun dari negara tetangga, Upin dan Ipin. Tapi akhirnya saya harus bandingkan juga, hehehehe...
Dalam kartun Upin dan Ipin, banyak sekali scene saat mereka di sekolah yang menanamkan beragam pelajaran kepada anak-anak, seperti rajin menggosok gigi, meminjam buku di perpustakaan keliling, konsep berbagi melalui koin, dan lain-lain. Serial kartun Upin dan Ipin tidak menafikan sifat anak-anak yang nakal dan jahil, tapi selalu ada sisi pembelajaran dalam setiap episode yang pernah saya tonton.
Senin, 04 Januari 2016
Biaya Persalinan di RS Al Islam Bandung (2015)
![]() |
| Anak kedua saya yang dilahirkan di RS ini. |
Saat sedang memeriksakan kandungan di usia 28 minggu, saya yang memang berencana melahirkan di RS Al Islam Bandung, tanya ke bagian kasir besaran biaya melahirkan di sana. Kenapa saya pilih rumah sakit ini? Karena pengalaman persalinan anak kedua, saya merasakan nyaman dan cocok dengan pelayanan yang diberikan, baik fasilitas, keramahan suster dan dokternya. Maka, saat mengetahui saya hamil anak ketiga ini, saya sudah tetapkan untuk mempercayakan proses persalinan saya di rumah sakit ini.
Rabu, 30 Desember 2015
Catatan Kehamilan 28 Minggu
Sebenarnya sih penginnya nulis catatan kehamilan per trisemester. Tapi, karena sudah terlewat cukup jauh dan saya pun hampir lupa apa saja yang terjadi pada kehamilan di minggu-minggu yang lalu, jadi saya lewatkan saja dan langsung ke catatan di 28 minggu. Well, yang pasti di minggu-minggu awal kehamilan, rasa mual, muntah, nggak enak perut, nggak enak makan tetap timbul seperti pada kehamilan pertama dan kedua.
Nah, di minggu ke-28 ini ada catatan yang bikin saya gundah gulana. Halah.
Jadi, biasanya saya kontrol di RSU Siloam Tangerang. Tapi saat minggu ke-28 ini saya sedang berada di Bandung dan besoknya harus berangkat ke Palembang. Jadi, saya pergi ke rumah sakit untuk meminta surat keterangan sehat sebagai antisipasi jika ditanya oleh pihak maskapai.
Bagi Saya, 2015 Itu...
Beberapa hari lagi 2015 akan berakhir. 2016 menyambut di depan mata. Bagi saya 2015 itu adalah tahunnya cobaan sekaligus pengingat akan nikmat yang Alloh berikan di tengah cobaan. Semoga, cobaan ini melunturkan dosa-dosa saya sebagai hamba Alloh. Semoga.
Awal-awal 2015 adalah waktu yang membahagiakan. Hingga kemudian di akhir Maret 2015, suami divonis TB Paru yang membuatnya harus setiap hari minum obat anti TB (OAT). Obat yang diminum suami berefek buruk untuk lambungnya sehingga harus bolak-balik dirawat di rumah sakit. 4 kali masuk UGD, 3 kali dirawat, 1 kali endoskopi, beberapa kali terapi alternatif, dan bolak-balik kontrol dokter spesialis.
Jumat, 25 Desember 2015
Enam Perilaku Petugas Hotel yang Menyebalkan
![]() |
| Muka si resepsionis asem banget kayak gini. |
Sebagai orang yang sering menginap di hotel (sombong, wkwkwkw), adakalanya saya menemukan perilaku petugas hotel yang semestinya tidak ia lakukan kepada tamunya. Biasanya perilaku ini terjadi di hotel-hotel tidak terkenal, yang masih mempekerjakan petugas non-muda. Hotel-hotel ini seperti tidak memiliki standar pelayanan kepada pelanggannya, sehingga petugas hotel bisa bertindak seenaknya kepada tamu yang menginap di hotel itu. Padahal tarif menginap per malamnya tergolong mahal lho.
Seperti saat saya menginap di salah satu hotel di kota yang terkenal dengan makanan khas Pempek-nya. Jika dilihat dari penampilan luarnya, hotel ini termasuk hotel tua. Per malam, hotel ini mematok tarif Rp 500.000 (corporate). Angka yang lumayan, menurut saya, mengingat dari penampilannya di luar, hotel ini sungguh tidak meyakinkan.
Jumat, 18 Desember 2015
Ketika Judgement "Ga Bisa Atur Jarak Kelahiran Anak" Itu Datang
Pernah di-judge nggak bisa atur jarak kelahiran anak? Saya sendiri sih belum pernah secara langsung di-judge begitu. Tapi secara tidak langsung, pernah. Dan rasanya sedih banget...Huhuhu...
Fyi, saya ibu dengan dua anak yang jaraknya hanya 22 bulan dan sekarang lagi hamil pula. Perkiraan saat anak ketiga lahir, beda usia sama anak kedua hanya 32 bulan, dan dengan anak pertama 4 tahun 6 bulan. Dua anak saya masih tergolong balita, lalu mereka sudah punya adik (lagi). Hmmm....
Rabu, 16 Desember 2015
Alhamdulillah!! Air Akhirnya Ngocor Juga
"Alhamdulillah!!"
Itulah pekikan pertama saya begitu tukang bor sumur mencoba hasil karyanya ngebor sumur. Air dengan deras keluar dari pipa setelah mesin pompa dinyalakan. Meski belum jernih benar, air yang keluar dari sumur ini konsisten alirannya dan dinyalakan hingga berjam-jam pun airnya tetap keluar dengan deras yang sama.
Ini adalah sumur keempat yang kami bor, setelah tiga lubang tidak menghasilkan air yang kami inginkan. Deras dan konsisten ngalirnya. Berbulan-bulan kami harus bersabar dengan air modal nyelang dari rumah kakak ipar, akhirnya kami bisa punya air dari sumur kami sendiri.
Kamis, 03 Desember 2015
Rumah dan Pernak Pernik Masalahnya

Syukur alhamdulillah ya ketika kita sudah diberikan kepercayaan oleh Alloh memiliki rumah sendiri. Tanggung jawab ketika punya rumah sendiri ini ternyata besar sekali ya? Hehehe...
Punya rumah sendiri berarti harus punya tanggung jawab untuk menjaga kebersihannya, merawatnya, juga memperbaiki jika ada bagian-bagian rumah yang rusak termakan usia. Dan ternyata ini biayanya nggak bisa dibilang murah ya? Hehehe...
Saya memang tidak pernah merasakan beratnya membayar cicilan rumah. Suami yang melakukan tugas itu. Saya kebagian ditugasi patungan uang jika ada kebutuhan perawatan atau perbaikan rumah yang rusak.
Rabu, 02 Desember 2015
Alhamdulillah! Sebulan Lagi, Ayah!!
![]() |
| Audi dan Ayah saat jalan bareng di mall. |
Alhamdulilllah. Akhirnya perjuangan suami minum OAT (obat anti TB) sudah memasuki bulan ke-9. Hingga akhir Desember ini, berarti genap 9 bulan suami setiap hari rutin minum OAT. Semoga saat kontrol dan rontgen paru akhir Desember ini, dokter memutuskan pengobatan TB suami tuntas dan bisa berhenti minum OAT. Amin. Semoga.
Minum OAT bagi suami adalah perjuangan. OAT ini sifatnya keras dan menyerang lambungnya sehingga mengakibatkan GERD.
Baca: Perjuangan Suami Melawan TB, Gerd, dan Infeksi Telinga (Bagian 1: Awal-awal Minum Obat TB)
GERD inilah yang membuatnya nggak bisa beraktivitas seperti biasa. Stamina suami drop hingga ke titik paling rendah. Suami bahkan terpaksa cuti kerja hingga 9 bulan ini.
Selasa, 01 Desember 2015
Bekerja Sepenuh Hati
Ya Alloh!! Sudah Desember aja. Dan ini ada rekor terlama nggak update blog. Waktu berlalu begitu cepat dan mood menulis benar-benar nggak bisa diajak kompromi (alesan!).
Cerita yang bisa dibagi sih sebenarnya banyak banget. Ada saja cerita tentang rumah (masih masalah air yang sampai sekarang belum tuntas), tentang anak-anak yang sekarang saya bawa keduanya ke kantor karena udah nggak ada ART lagi di rumah, tentang cerita suami yang ternyata terapi minum OAT (obat anti TB) diperpanjang hingga akhir Desember ini (semoga nggak perlu nambah lagi, amin!!), hingga cerita tentang kehidupan (termasuk soal kehamilan) saya setelah ditinggal ART (penting banget sebenarnya ini diceritain, wkwkwkw). Tuh banyak banget kan? Tapi ya bagaimana lagi >_<
Jumat, 11 September 2015
Terpaksa Bertahan Lebih Lama Tanpa Air
Judulnya sih emang lebay. Tapi memang bener kok, kami harus bertahan lebih lama lagi tanpa punya air dari sumur sendiri. Masih ingat kan dengan cerita krisis air yang saya posting beberapa waktu lalu? Yang belum tau, boleh baca dulu Krisis Air dan Tips Menghadapinya (Hahahaha, penting banget!)
Jadi, sudah lebih dari dua minggu saya mengandalkan air untuk kebutuhan sehari-hari (kecuali minum) dari modal minta ke kakak ipar yang rumahnya berdekatan dengan rumah saya. Dengan mengandalkan air yang terbatas ini, saya merasa ingin teriak! Saya tidak tahan lagi membiarkan kamar mandi dekil karena tidak punya air untuk membersihkan kamar mandi. Tidak tahan membiarkan lantai rumah kotor karena hanya 2-3 hari sekali dipel. Tidak tahan karena harus ngungsi untuk mandi, karena ya kami harus berhemat dengan air yang minta ini.
Jumat, 28 Agustus 2015
Krisis Air dan Tips Menghadapinya
Musim kemarau ternyata berpengaruh pada produksi air dari mesin pompa sumur di rumah kami. Hiks, airnya irit banget ngalirnya. Dari banyak keran yang ada di rumah, hanya keran di garasi rumah kami yang mengalir. Karena nggak punya selang, kami tampung dulu di ember, begitu penuh, airnya kami tuang ke bak kamar mandi. Masya Alloh, penuhin bak sampe kapan kalau begini terus? Dan tentu saja CAPEK!
Selama beberapa minggu kami bisa bertahan dengan kondisi seperti ini, sampai akhirnya air benar-benar nggak bisa keluar lagi dari keran. Kami pun kekurangan stok air dan hasilnya ngungsi ke rumah mertua untuk cuci baju dan mandi. Rumah saya dan mertua hanya berbeda 1 RT.
Semangat Sembuh
Lima bulan sudah suami mengonsumsi obat anti TB (OAT). Cerita sebelumnya. Lima bulan juga perjuangan dia untuk sembuh dari penyakit itu. Sejak divonis dokter pada 26 Maret 2015 yang lalu, suami sudah banyak berjuang untuk kesembuhannya. Dua bulan pertama adalah masa-masa berat buat dia karena harus beradaptasi menghadapi tiga penyakit sekaligus: TB, GERD, dan infeksi telinga. Alhamdulillah lepas dari dua bulan itu, sedikit demi sedikit keluhan-keluhan sakit yang ada mulai mereda.
Jumat, 14 Agustus 2015
Yeah, Akhirnya Nonton Magenta Orchestra!!
![]() |
| Abaikan hidung besar dan pipi tembem. Deuh... |
Maklum, baru kali ini kesampean nonton langsung Magenta Orchestra, setelah ngidam berkali-kali.
Rasanya, uh, ruar biasa senangnya!! Ahahaha...Bener-benar "me time" yang menyenangkan! (Ya ampun dari tadi banyak banget tanda serunya, saking senengnya!! (tuh kan tanda seru lagi, hehehe...)
Perjalanan menuju lokasi konser, alhamdulillah lancar. Saya berangkat sendiri dengan motor dan hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Saya jalan pelan-pelan karena khawatir guncangan jalan berpengaruh ke janin yang baru berumur 2 bulan ini.
Langganan:
Postingan (Atom)
















